Langsung ke konten utama

Unggulan

Grubi kremes

Di pelataran rumah, tersaji kapas oranye dengan semburat malu malu di mataku. Tangan dan tenggorokan ku rasanya hangat, ku teguk lagi cairan wangi itu. Di sisi lain, aku ditemani sesuatu yang spesial... Si cokelat manis, sedikit keras kepala seperti yang ku tahu. Aku biarkan itu berdansa di mulutku, sama seperti waktu itu. Agak lengket, kali itu hanya aku. Sepertinya sudah cukup, aku menyukainya, tapi gigiku mulai sakit... Mungkin besok aku kembali memakannya lagi?

#04



"Kenapa? Kenapa? Kenapa?"

Kata kata itu terus terngiang di pikiranku.
Sangat amat menyebalkan.
Sudah cukup aku tak bisa mengendalikan hati.
Sekarang pikiran ku pun ikutan membandel.

Aku benci ketika kamu mampir ke pikiranku
Ya, memang.
Aku kadang tersenyum.
Tapi sejauh ini kamu mampir hanya membawa penyesalan.

Entah kamu pakai apa.
Tapi diri ku ini seperti dikendalikan.
Dan aku benci pada diriku yang seperti itu

Mual, sakit perut, tangan kebas, sakit kepala.
Lihat?
Itu sebabnya aku benci memikirkan mu

Tapi bodohnya,
Aku masih menyimpan mu.
Padahal kamu sudah menyuruhku untuk tak terlalu memikirkan mu lagi

Kamu,
Hal paling menyebalkan sepanjang hidupku
Menyebalkan, namun ingin tetap ku simpan.

Komentar

Postingan Populer